yossi benayoun

FULHAM (05/04), Liverpool harus menunggu hingga 92 menit untuk menaklukkan tuan rumah Fulham sekaligus menguasai singgasana klasemen Liga Inggris. Gol tunggal Yossi Benayoun akhirnya memenangkan The Reds dengan skor tipis 1-0. Bermain dengan modal kemenangan fantastis di pekan-pekan sebelumnya, Steven Gerrard dkk tampil agresif sepanjang pertandingan di Stadion Craven Cottage. Namun, tiang dan mistar melindungi gawang Fulham yang dijaga ketat oleh kiper Mark Schwarzer.
Kesialan The Kop bermula saat Andrea Dossena gagal menyarangkan tendangannya pada menit ke-10. Bolanya membentur tiang dan kembali ke lapangan permainan. Di menit-menit berikutnya, Gerrard terus menambah teror di pertahanan lawan. Sepuluh menit kemudian, Fernando Torres berhasil melepas tembakan menembus celah pemain belakang Fulham. Namun, kali ini Schwarzer berhasil menghentikan bola yang mengarah ke tiang jauh. The Cottagers berusaha mengimbangi serangan tamunya tapi mereka susah menembus lapangan tengah Liverpool, yang malam itu tak diperkuat Javier Masherano. Untung pasukan Roy Hodgson itu berdisiplin mengawal pergerakan serentak para pemain The Reds sehingga gol tidak pernah terjadi. Melihat rapatnya pertahanan lawan, Xabi Alonso mencoba tendangan spekulasi di menit ke-30. Tendangan volinya tak dapat dijangkau oleh Schwarzer, tapi bola membentur mistar. Hanya dua menit berselang, Torres kembali menerkam kotak penalti. Ia berhasil melewatkan bola di samping kiper, tapi si kulit bulat menerpa tiang jauh dan tak mau berbelok masuk gawang. Tak lama setelah itu, Dossena kembali dipecundangi mistar gawang. Ia menandusk umpan tarik dari Gerrard, namun tandukannya mental di atas gawang. Selesailah babak pertama itu dengan kekecewaan di kubu Liverpool.
Di babak kedua, The Reds makin mengimpit The Whites tapi Dewi Fortuna masih berteman dengan Fulham. Beragam kesempatan dimiliki oleh Torres dan Gerrard, tapi hasilnya tetap nihil. Liverpool sesekali memancing Fulham untuk keluar sarang, lalu menyerang balik. Fulham memang menyerang, tapi barisan belakang mereka serentak mundur saat bola kembali ke daerahnya sendiri. Di sepuluh menit terakhir, Benayoun menyia-nyiakan dua peluang emas di dekat gawang. Pada kesempatan pertama, ia mencoba membelokkan tendangan keras Gerrard. Bola memang mengenai tumit kanannya, tapi bergulir tipis di samping gawang. Pada peluang kedua, tendangan jarak dekatnya menerpa samping gawang. Dua menit memasuki injury time, Benayoun tak menyia-nyiakan kesempatan. Lepas dari jebakan offside, pemain Israel itu melepas tembakan keras dari sisi kanan. Bola sempat membentur kaki lawan tapi tetap meluncur deras ke gawang Schwarzer.
Dengan tambahan tiga angka, Liverpool kini mengemas nilai 67, dua angka di atas pimpinan klasemen sebelumnya, Manchester United. MU sendiri baru bertanding melawan Aston Villa pada Minggu (5/4).

Susunan pemain Fulham: Schwarzer; Pantsil, Hughes, Hangeland, Konchesky; Davies (Gera 79), Murphy (Dacourt 76), Etuhu, Dempsey; Zamora, Johnson (Nevland 87)
Liverpool: Reina; Arbeloa, Skrtel, Carragher, Insua; Alonso, Lucas, Dossena (Babel 65), Kuyt (Benayoun 76); Gerrard (Agger 94), Torres

Kompas.com

Hati yang pernah singgah
Rasa cinta yang dulu pernah ada
Mungkin takkan bisa hilang
Hingga terkubur jauh direlung jiwa

Rasa sakit inipun takkan pernah mati
Karna dia tega mengkhianati
Janji cinta suci ini

Mulai kini putus sudah ikatan kita
Takkan lagi ada rangkaian cerita
Terbersik diri ini ’tuk melihat wajahmu kini tak pernah ada
Karna dia tlah tega
Menusukku dari belakang hingga tembus tepat didada

Tuhan! Semoga apa yang kurasa, dia juga merasakannya
Lebih dari sakit yang kurasa
Karena dia tega menyakiti hatiku seperti ini
Luka yang dia ukir
Tlah menggores luka dihidupku slama ini