Arsip Kategori: Ceritaku

fuck_valentine

fuck_valentine

Public mengetahui bahwa 14 Februari ini, dunia menyambut hari kufur yakni “Valentine Fuck Day” yang mana kita harus mengetahui hari itu adalah semata-mata memperingati kisah pengorbanan cinta seorang paderi Kristian suatu masa dulu lalu ia dijadikan sebagai ’sambutan resmi’ bagi seluruh penduduk dunia terutamanya penganut Kristian dan tidak ketinggalan juga umat Islam (yang jahil).

Sesungguhnya, cinta yang lebih utama adalah cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW, yang mana ia menyeru umat manusia untuk hanya menyembah kepada Allah dari seluruh aspek kehidupan samada muamalah, akidah, ibadah, uqubat dan lain-lain adalah rahmat bagi sekalian alam. Dengan kehadiran Islam inilah masyarakat jahiliyyah mula meninggalkan tradisi menyembah sesama makhluk lalu mencintai dan menyembah Allah yang Maha Esa. Namun pada hari ini, kecintaan kepada Allah SWT sudah mulai luntur di kalangan umat Islam. Mereka mengatakan, berTuhankan Allah, tetapi pada zahirnya, ada perkara lain yang lebih utama daripada membuat perkara yang disukai Allah Azza Wajalla.

Sabda Rasulullah S.A.W, “Tidak beriman seorang hamba hingga aku lebih ia cintai daripada keluarganya, hartanya dan seluruh manusia yang lainnya.” [HR Muttafaq'alaih] “Katakanlah, jika kalian benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku (Rasulullah), niscaya Allah akan mengasihi kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Katakanlah, taatilah Allah dan Rasul-Nya. jika kalian berpaling maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir” [QS Al-Imran(3):31-32]

“Ada tiga perkara, siapa yang memilikinya, ia telah menemukan manisnya iman: 1.orang yang mencintai Alah dan RasulNya lebih daripada yang lainnya; 2.orang yang mencintai seseorang hanya kerana Allah;3.Orang yang tidak suka kembali pada kekufuran sebagaimana ia tidak suka dilemparkan ke dalam api neraka.” [HR Muttafaq'alaih].

Menyambut Valentine Fuck Day adalah haram hukumnya di dalam Islam.Terdapat dua keharaman dalam perkara ini,yang pertamanya, sambutan ini adalah (hadharah) kufur ataupun budaya orang-orang kafir serta telah jelas buktinya bahwa sambutan ini berasal daripada gereja. Sabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa yang menyerupai sesuatu kaum, maka dia termasuk di dalam lingkungan kaum tersebut”. Daripada Hadith ini, dapat dipastikan bahwa, menyerupai perbuatan orang Nasrani (Kristian) boleh membuatkan kita kufur. Ini kerana, umat Islam telah terikat pada hukum Islam secara keseluruhannya, (rujuk Al-Baqarah:208 ) termasuk juga dalam hadharahnya.

Yang keduanya, Valentine Fuck Day ini pada dasarnya menyeru pasangan lelaki dan perempuan untuk terbabit melakukan perkara yang dilarang leh Allah SWT seperti berdua-duaan (berkhalwat) malah terjebak ke penzinaan.

Barat yang kita dikenali sebagai pembuat hukum menggunakan akal manusia mencari penyelesaiannya dengan pemikiran yang cetek. Bagi mereka, pemuasan nafsu antara lelaki dan wanita tidak ada batasnya dan tidak boleh terikat pada mana-mana hukum.Jika sudah suka sama suka,maka bolehlah si pasangan terbabit melakukan apa sahaja yang mereka suka sama juga kehidupannya seperti binatang yang tidak tahu antara halal dan haram.

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIAN

Dalam masalah Valentine itu perlu dipahami secara mendalam terutama dari kaca mata agama karena kehidupan kita tidak dapat lari atau lepas dari agama (Islam) sebagai pandangan hidup. Berikut ini beberapa hal yang harus difahami di dalam masalah ‘Valentine Fuck Day’.

  1. Valentine Day adalah suatu perayaan yang berdasarkan kepada pesta jamuan ’supercalis’ bangsa Romawi kuno di mana setelah mereka masuk Agama Nasrani (kristian), maka berubah menjadi ‘acara keagamaan’ yang dikaitkan dengan kematian St. Valentine.
  2. Valentine jelas-jelas bukan bersumber dari Islam, melainkan bersumber dari rekaan fikiran manusia yang diteruskan oleh pihak gereja. Oleh karena itu, berpegang kepada akal rasional manusia semata-mata, tetapi jika tidak berdasarkan kepada Islam (Allah), maka ia akan tertolak. Firman Allah swt dalam Surah Al Baqarah ayat 120 :“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah : “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemahuan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”.
  3. Tujuan Valentine day mencipta dan mengungkapkan rasa kasih sayang di persada bumi adalah baik. Tetapi bukan semenit untuk sehari dan sehari untuk setahun. Dan bukan pula berarti kita harus berkiblat kepada Valentine seolah-olah meninggikan ajaran lain di atas Islam. Islam diutuskan kepada umatnya dengan memerintahkan umatnya untuk berkasih sayang dan menjalinkan persaudaraan yang abadi di bawah naungan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Bahkan Rasulullah s.a.w. bersabda :“Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cintanya kepada diri sendiri”.
  4. Pada umumnya acara Valentine Day diadakan dalam bentuk pesta pora dan huru-hara. Perhatikanlah firman Allah s.w.t.:“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaithon dan syaithon itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya”. (Surah Al Isra : 27).

Sudah jelas! Apapun alasannya, kita tidak dapat menerima kebudayaan import dari luar yang nyata-nyata bertentangan dengan keyakinan (akidah) kita. Janganlah kita mengotori akidah kita dengan dalih toleransi dan setia kawan. Karena kalau dikata toleransi, Islamlah yang paling toleransi di dunia. Sudah berapa jauhkah kita mengayunkan langkah mengelu-elukan (memuja-muja) Valentine Day? Sudah semestinya kita menyadari, agar jangan sampai terperosok lebih jauh lagi. Tidak perlu kita irihati dan cemburu dengan upacara dan bentuk kasih sayang agama lain. Bukankah Allah itu Ar Rahman dan Ar Rohim. Bukan hanya sehari untuk setahun. Dan bukan pula dibungkus dengan hawa nafsu. Tetapi yang jelas kasih sayang di dalam Islam lebih luas dari semua itu. Bahkan Islam itu merupakan ‘alternatif’ terakhir setelah manusia gagal dengan sistem-sistem lain.

Gak ada lo g rame..itu yang sering kita dengar baik di media-media. Tu lah guna kita punya sahabat. Dia ada lo saat kita sedih n kadang waktu kita senang, sahabat menjadikan suasana senang kita jadi tambah bahagia. Kadang kita lupa betapa besarnya jasa sahabat, kadang kita hanya mengatakan “ah” itu biasa ucapin terima kasih dah cukup. Padahal kita tidak cukup hanya mengucapkan terima kasih, tentu saja kita bisa memberikan sesuatu spesial buat sahabat yaitu selalu “Tersenyum” saat kita bertemu sahabat, tidak hanya senyum yang dapat kita lakukan, tetapi juga kerjasama, saling membantu, saling menolong, dan saling menasehati.

Fajar Friendster

Nurman Friendster

Agni Friendster

Avin Friendster

Arief Friendster

Andy Friendster

Abief Friendster

Mereka Ada sebagian kecil dari sebuah persahabat yang abadi takkan mati sampai akhir waktu nanti.
Tak akan da yang memisahkan, karena persahabatan kami adalah Persabatan yang Abadi.

Add kami di Friendster (klik saja gambar kami)